Riset Pemuaian

RISET PEMUAIAN DI SEKITAR

Seperti yang telah kita ketahui bahwa setiap zat yaitu zat padat, cair,dan gas, zat-zat tersebut tersusun atas partikel- partikel kecil yang bergetar. Yaa… misalnya saja sebuah dipanaskan, maka partikel yang bergetar tersebut akan begetar lebih kuat dan mengakibatkan benda yang bergetar tersebut akan saling menjauh, hal tersebutlah yang biasa kita sebut memuai. Sebaliknya , jika benda tersebut kita dinginkan, apa yang akan terjadi? Yang pasti benda tersebut akan bergetar lebih lemah kan? Dan bernda bergetar tersbut akan saling mendekat … so pasti ..!!!

Nah,, udah pada tau kan kalo pemuaian itu dapat terjadi pada semua jenis zat, baik itu zat padat, cair, atau bahkan pada gas.
Kan kita di SMP udah pernah belajar ya kan?? Hehehee….

Yaaa… kembali ke materi kita, kita akan membahas pemuaian pada zat padat terlebih dahulu. Karena pada Pemuaian ini terbagi atas tiga bagian , yaitu pemuaian pada zat padat, cair, dan gas.

a. pemuaian pada zat padat
pernah liat kaca jendela pecah ga??
Kenapa ya kok bias pecah???

Mari berpikir sejenak!!….

Yaappp…. Seperti yang telah kita ketahui di atas tadi kalo benda di panaskan akan mengakibatkan benda memuai. Nah… benda yang memuai itu misalnya saja kaca jendela. Kalo misalnya kaca jendela tersebut di panaskan apa yang terjadi? Ya akan terjadi pemuaian lah … hehehe….
Laaahhh… terus gimana kalo mau buat jendela ??
Kalo bias pecah gitu??

Yapppp…. Pertanyaan yang sangat bagus. Berdasarkan riset saya, bahwa kaca jendela dapat pecah diakibatkan pemuaian dari panasnya sinar matahari yang akhirnya menjadikan kaca akan menjadi lebih panjang atau lebih lebar dari sebelumnya. Nah, kalo seandainya frame atau bingkai dari kaca jendela tersebut pas-pasan dengan besarnya jendela, otomatis akan mengakibatkan kaca jendela pecah. Oleh karena itu, bingkainya dibuat lebih besar daripada besarnya kaca jendela, agar ketika terjadi pemuaian masih terdapat ruang untuk terjadinya pemuaian. Ya ga??

Maka dari itu, para tukang bangunan atau orang- orang yang membuat rumah selalu saja menyisakan ruang untuk pemuaian pada kaca jendela tersebut. Betul kaga??? Trus, teman-teman pasti pada gitu juga kan rumahnya?

b. pemuaian pada zat cair
tahukan kalo bentuk wujudnya zat cair itu mngikuti bentuk wadahnya. Kalo bentuk wadahnya botol ya kayak botol bentuknya. Nah, kalo begitu bagaimana hubungannya dengan pemuiaan?

Yappp…. Pemuiaan yang terjadi ya pemuaian pada volumenya. Maka dari itu, kita hanya mengetahui koefisien muai volumenya saja. Nah, misalkna kita masukkan air ke dalam botol yang memiliki volume tertentu, setelah kita panaskan maka volume botol tersebut akan bertambah kan??

Lalu. Apakah semua zat jika dipanaskan akan selalu memuai? Tidak, diantara suhu-suhu tertentu zat tersebut dapat menyusut.
Misalnya saja, ketika kita memanaskan es pada suhu -100 C, maka es memuai sama seperti zat padat.
c. pemuaian pada zat gas
Seperti halnya zat padat, dan zat cair, gas pun juga bias memuai. Ya iyalah… hohohohoh…. Contohnya???? 😛

Hemmm,,,,.,,, apa ya contohnya??

Nah, punya balon ga??
Masukkan tuh ujung balon ke mulut sebuah botol kaca(biar cepat memuainya) terus tuh botol di rendam di air panas. Apa yang terjadi???
Balon akan mengembang, itulah hal yang dapat membuktikan bahwa gas juga dapat memuai. Dari kegiatan tersebut dapat terlihat dari balon yang kempis hingga menjadi mengembang.

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s